Soal sinonim dan antonim tampak mudah: cukup cari persamaan atau lawan kata. Namun pilihan jawabannya sering dibuat mirip sehingga peserta yang terburu-buru mudah terkecoh. Berikut strategi agar kamu bisa menjawab dengan cepat sekaligus tepat.
Pahami dulu yang diminta
- Sinonim adalah kata yang maknanya sama atau paling mendekati. Contoh: mutakhir = terbaru.
- Antonim adalah kata yang maknanya berlawanan. Contoh: mutakhir >< usang.
Biasakan membaca perintah soal dengan teliti. Di bawah tekanan waktu, tidak sedikit peserta mencari sinonim padahal yang diminta antonim.
1. Tentukan arti kata soal sebelum melihat pilihan
Pikirkan dulu arti kata soal dengan kata-katamu sendiri, baru lihat pilihan jawaban. Jika langsung melihat pilihan, kamu mudah tergoda oleh kata yang "terasa" berhubungan.
Contoh: NISBI. Artinya "tidak mutlak, tergantung pada yang lain". Dengan arti itu, pilihan relatif langsung terlihat sebagai sinonim, dan mutlak sebagai antonim.
2. Bedakan "berhubungan" dengan "bermakna sama"
Pengecoh paling sering adalah kata yang berhubungan dengan kata soal tetapi tidak bermakna sama.
- ABADI: waktu berhubungan, tetapi sinonimnya kekal.
- IMUN: penyakit berhubungan, tetapi sinonimnya kebal.
Tanyakan pada dirimu: bisakah kata pilihan menggantikan kata soal di dalam kalimat tanpa mengubah maknanya?
3. Uji dengan kalimat
Masukkan kata soal ke dalam kalimat, lalu ganti dengan pilihan jawaban.
Pemerintah ingin penggunaan anggaran lebih efisien.
Ganti dengan sangkil: maknanya tetap. Ganti dengan cepat: maknanya berubah. Jadi sinonimnya sangkil.
4. Antonim harus benar-benar berlawanan
Lawan kata bukan sekadar kata yang berbeda. Lawan dari STATIS adalah dinamis (bergerak, berubah), bukan cepat atau ramai. Pilihan yang hanya "tidak sama" belum tentu berlawanan.
5. Manfaatkan unsur kata serapan
Banyak kata di soal TPA dan TIU adalah kata serapan. Unsur katanya bisa membantu:
| Unsur | Makna | Contoh |
|---|---|---|
| a-, in-, im-, ir- | tidak | asimetris, inkonsisten, irasional |
| hetero- | berbeda | heterogen (beragam) |
| homo- | sama | homogen (seragam) |
| pro- | sebelum, mendukung | prolog (bagian pembuka) |
| epi- | sesudah, di atas | epilog (bagian penutup) |
6. Hafalkan pasangan yang sering muncul
Beberapa pasangan kata hampir selalu muncul dalam latihan soal verbal:
- efektif = mangkus, efisien = sangkil
- eksplisit = tersurat, lawannya implisit = tersirat
- zenit >< nadir, prolog >< epilog
- surplus >< defisit, maksimal >< minimal
- heterogen = beragam, lawannya homogen = seragam
- otonom = mandiri, lugas = terus terang
7. Gunakan eliminasi
Jika ragu, coret pilihan yang jelas salah: pilihan dengan jenis kata berbeda, pilihan yang hanya berhubungan, dan pilihan yang maknanya terlalu jauh. Biasanya tersisa dua pilihan, dan peluangmu menjawab benar langsung naik.
Cara membangun kosakata verbal
Kosakata tidak bisa dikebut dalam semalam. Biasakan membaca berita dan artikel opini, catat kata yang belum kamu ketahui, lalu cari artinya di KBBI. Untuk latihan cepat setiap hari, gunakan latihan sinonim & antonim: setiap jawaban disertai arti kata sehingga kamu sekaligus belajar.
Kesimpulan
Kunci soal sinonim dan antonim adalah memahami arti kata sebelum melihat pilihan, membedakan kata yang bermakna sama dengan yang sekadar berhubungan, dan mengujinya di dalam kalimat. Tambahkan kosakata sedikit demi sedikit, dan soal verbal akan menjadi sumber nilai yang aman.