Ingat hafalan pecahan istimewa: $1/8 = 0,125$. Maka $3/8 = 3 \times 0,125 = 0,375$.
Bilangan $0,875$ merupakan kelipatan dari $0,125$. Karena $0,125 \times 7 = 0,875$, maka bentuk pecahannya adalah $7/8$.
Persentase $16,67\%$ adalah nilai pendekatan dari pecahan $1/6$. Maka perhitungannya menjadi $1/6 \times 42 = 7$.
Nilai $1/3 = 0,333...$, sehingga $2/3 = 0,666...$ yang sering dibulatkan menjadi $0,67$.
Untuk penyebut 5, kalikan pembilang dan penyebut dengan 2. $4/5 = 8/10 = 0,8$.
Ubah desimal ke pecahan istimewa: $0,125 = 1/8$. Maka $1/8 \times 32 = 4$.
Ubah semua ke desimal: $1/2=0,5$; $3/5=0,6$; $0,55$; $4/10=0,4$. Nilai terbesar adalah $0,6$ ($3/5$).
Angka ini adalah kelipatan dari $12,5\%$. Karena $3 \times 12,5\% = 37,5\%$, maka pecahannya adalah $3/8$.
Ubah pecahan ke desimal: $1/4 = 0,25$. Maka $0,25 + 0,5 = 0,75$.
Desimal berulang $0,666...$ adalah bentuk lain dari pecahan $2/3$. Maka hitunglah $2/3 \times 18 = 2 \times 6 = 12$.
Nilai $1/6$ adalah desimal berulang $0,1666...$. Menyatakan 'tepat $0,16$' adalah salah karena itu hanya pembulatan.
$5/8 = 5 \times 0,125 = 0,625$.
Nilai $0,0625$ adalah setara dengan $1/16$. Sedangkan $1/15$ adalah $0,0666...$
Ini adalah konversi standar yang sering digunakan dalam TPA untuk memudahkan perhitungan.
Ubah $12,5\%$ menjadi $1/8$. Maka $1/8 \times 16 = 2$.
Cukup kalikan nilai dasar dengan pembilang: $7 \times 0,125 = 0,875$.
Angka berulang 3 ($0,333...$) merupakan ciri khas dari pecahan dengan penyebut 3.
Ubah $0,25$ menjadi $1/4$. Maka $1/4 \times 16 = 4$.
$0,40 = 40/100$. Jika disederhanakan (dibagi 20), menjadi $2/5$.
$62,5\%$ adalah 5 kali lipat dari $12,5\%$ (atau $1/8$). Maka nilainya adalah $5/8$.