Kalimat ini membutuhkan Subject. Frasa 'the hottest planet in the solar system' diapit oleh dua koma, yang menandakan itu adalah Appositive. Pilihan (A) dan (B) mengandung verb yang akan menyebabkan double verb. Pilihan (D) adalah connector.
Subject kalimat adalah The Liberty Bell dan Verb-nya adalah has. Bagian yang hilang diapit koma adalah Appositive. Appositive harus berupa Noun Phrase. Pilihan (A) dan (C) salah karena mengandung Verb (is).
Pola kalimat ini adalah [Appositive], Subject + Verb. Subject adalah Einstein. Kita membutuhkan Noun Phrase di depan untuk menjelaskan Einstein.
Kita mencari Appositive untuk Toronto. Pilihan (B) dan (D) salah karena menambahkan Verb ekstra. Pilihan (C) salah secara struktur.
Appositive sederhana. My friend (Subject) dijelaskan oleh George (Appositive).
Verb utama kalimat adalah encompasses. Kita butuh Subject. Pola (C) paling tepat: Subject, [Appositive], Verb.
Appositive tidak boleh mengandung Verb (kecuali dalam bentuk reduced clause tertentu, tapi di sini pilihannya adalah finite verb 'is'). Jawaban harus berupa Noun Phrase murni.
Frasa depan 'A prolific writer' adalah Appositive. Kita butuh Subject langsung setelah koma.
Sama seperti soal sebelumnya, kita mencari Noun Phrase untuk mengisi posisi Appositive di antara dua koma.
Pola [Appositive], Subject + Verb. The company adalah Subject. A technology giant menjelaskan subject tersebut.
Salah karena mengandung Double Verb. Appositive 'is a massive structure' tidak boleh menggunakan 'is'. Seharusnya: 'The Great Wall, a massive structure, was built...'
Struktur benar. [Appositive], Subject + Verb.
Salah karena Double Subject (My cousin dan he). Seharusnya 'he' dan 'is' dihilangkan menjadi: 'My cousin, a doctor, lives in Jakarta.'
Struktur benar. The capital of the UK adalah Appositive yang valid untuk London.
Salah secara logika (Dangling Modifier/Misplaced Appositive). Appositive 'An excellent athlete' menjelaskan 'the gold medal', yang tidak masuk akal. Subject seharusnya orang (John).
Dalam TOEFL, ciri khas Appositive adalah diapit oleh koma (jika di tengah) atau diikuti koma (jika di awal).
Appositive berfungsi menggantikan atau menjelaskan benda lain, jadi dia sendiri harus berupa kata benda (noun).
Frasa yang berada di antara dua koma dan menjelaskan siapa Mr. Smith adalah 'the history teacher'.
Peserta sering terkecoh memasukkan 'is/am/are' ke dalam appositive, sehingga kalimat memiliki dua verb utama.
Fungsi utama appositive adalah explain (menjelaskan) atau identify (mengidentifikasi) noun lain.
Appositive berada di antara dua koma dan menjelaskan siapa Neil Armstrong.
Kalimat pertama yang menjelaskan jabatan (our headmaster) diubah menjadi frasa appositive dan disisipkan setelah subjek.
Jawaban peserta bisa bervariasi, asalkan strukturnya benar: Subjek 'Indonesia' diikuti koma, lalu frasa penjelas (noun phrase), koma lagi, baru kemudian predikat/verb.
Dalam appositive, tidak boleh ada verb utama seperti 'is'. Hapus 'is' agar menjadi Noun Phrase.
Pola ini menempatkan penjelas di awal kalimat. Pastikan setelah tanda koma langsung diikuti oleh Subjek yang dijelaskan oleh frasa depan tersebut.
Perbaikan yang benar seharusnya: 'A delicious fruit, the apple was eaten by John.'
Kita membuang 'is' dan 'and it is' untuk memadatkan kalimat menjadi struktur Subject + Appositive + Verb.
Jawaban bervariasi. Kuncinya adalah menyisipkan jabatan/pekerjaan di antara dua koma setelah subjek.
Bagian rumpang harus diisi dengan Noun Phrase yang mendeskripsikan Komodo dragon. Tidak boleh ada verb 'is' di dalamnya.
Ini melatih fleksibilitas penggunaan pola Appositive (Pola A menjadi Pola B).